Acara sosialisasi ISO dibuka oleh Ketua Jurusan Promkes, yang menekankan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah strategis dalam upaya peningkatan kualitas berkelanjutan (continuous improvement) di lingkungan akademik dan administratif jurusan. “Adopsi standar ISO bukanlah sekadar pemenuhan dokumen,” ujarnya, “tetapi adalah komitmen kita bersama untuk memastikan bahwa proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di Jurusan Promkes berjalan dengan efisien, akuntabel, dan sesuai dengan standar mutu internasional.”

Sosialisasi ISO ini diketuai oleh Dr. Emi Yualianti, M.Kes dan anggotanya Dira, Rina, Rolita mereka sistem manajemen mutu, memulai sesi dengan menjelaskan konsep dasar ISO, khususnya standar yang relevan bagi institusi pendidikan tinggi, seperti ISO 9001 (Sistem Manajemen Mutu).
- Pemahaman Konteks Organisasi: Dosen dan pengelola diajak untuk menganalisis konteks internal dan eksternal jurusan, termasuk identifikasi para pihak berkepentingan (interested parties) seperti mahasiswa, mitra kerja, dan pengguna lulusan.
- Pendekatan Proses: Penjelasan ditekankan pada pentingnya pendekatan berbasis proses. Seluruh kegiatan di jurusan, mulai dari penerimaan mahasiswa baru, pelaksanaan perkuliahan, bimbingan tugas akhir, hingga pengelolaan arsip, harus dipandang sebagai proses yang saling terkait, memiliki input, output, dan indikator kinerja (Key Performance Indicator/KPI) yang terukur.
- Kepemimpinan dan Komitmen Mutu: Peran dosen sebagai ujung tombak pelaksana tridharma dan pengelola sebagai fasilitator layanan menjadi sangat krusial. Mereka diminta untuk menunjukkan kepemimpinan dalam menerapkan kebijakan mutu dan mengambil peran aktif dalam pengelolaan risiko dan peluang.
- Dokumentasi dan Audit Internal: Sesi ini juga membahas bagaimana cara mendokumentasikan prosedur kerja (Standard Operating Procedure/SOP) secara efektif, yang menjadi dasar bagi audit internal berkala. Tujuannya adalah memastikan bahwa apa yang dikerjakan sudah sesuai dengan yang direncanakan.





No responses yet